sahabat, pantai, dan “cinta”
Posted by andrewidz on 16 Oktober 2009
….”Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya..”
kata-kata mutiara itu menginspirasi saya untuk kembali ke pantai, dan kali ini saya mengajak pacar saya, dan tentunya juga sahabat-sahabat dekat saya. Minggu 11 Oktober 2009. Pantai Parangtritis. Jogjakarta.
Kali ini saya akan mendifinisikan cinta menurut saya pribadi, melalui beberapa foto ketika saya, sahabat , pacar, sedang ke pantai.
dan saya akan bercerita ….

saya berbaju putih dalam kedaan menolong pacar saya yg habis terdorong ombak hingga jatuh, foto ini diambil teman saya bernama monika.

Saya melindungi pacar saya dari ombak. Dia memegang erat tangan saya dan saya pegang erat tangan dia, agar tidak terjatuh lagi karena ombak.

Pacar saya mengamati saya dan teman-teman dr jauh karena dia memutuskan untuk sedikit menjauh dr pantai. dengan tersenyum sambil melihat pantai yg luas. (saya tahu karena sesekali saya melihat dia saat itu)

Pacar saya mencoba mendekat lagi ke bibir pantai, lagi-lagi dia minta ditemani, dan saat itu dia meminta monik (sahabat saya) untuk menemaninya (hey kenapa tidak saya saja). anda bisa mengira-ngira alasannya bukan?
intinya :
Rasa cinta bisa membuat kita kuat, kuat untuk melindungi seseorang yg sangat kita cintai meski kita harus menopang beban berat, dan cinta membuat kita melihat yg buruk menjadi menyenangkan, mengalahkan rasa ego, dan harga diri. Cinta mampu mewujudkan mimpi-mimpi indah, cinta mampu hadirkan dua orang yg berbeda untuk bersatu. cinta mampu menyejukan dada kita, dan menciptakan damai di rasa. cinta adalah peduli, cinta adalah berbagi, cinta adalah mengerti dan mampu memahami.
Dan
Cinta menurut Anda??
Posted in Tak Berkategori | 1 Comment »
